jeruk untuk sariawan

Sariawan sering dianggap penyakit ringan, tetapi rasa perihnya bisa sangat mengganggu aktivitas harian mulai dari makan, berbicara, hingga sekadar menyeruput kopi. Menariknya, banyak orang mengira jeruk bisa memperparah sariawan karena rasanya asam. Padahal, jika digunakan dengan cara yang tepat, jeruk justru dapat membantu mempercepat penyembuhannya.

Apa Itu Sariawan dan Faktor Penyebabnya

Sariawan atau aphthous ulcer adalah luka kecil di mukosa mulut (bagian dalam bibir, pipi, lidah) yang bisa muncul karena berbagai faktor seperti infeksi virus, stres, kekurangan vitamin, luka mekanis, atau kondisi pH mulut terganggu. Riset menunjukkan bahwa peradangan lokal dan stres oksidatif memegang peran penting dalam munculnya sariawan.

Kandungan Jeruk yang Membantu Penyembuhan Sariawan

Jeruk bukan hanya sumber vitamin C, tetapi juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berperan penting dalam memperbaiki jaringan mulut dan mengurangi peradangan.

  • Vitamin C

Vitamin C berfungsi membentuk kolagen, protein yang menjaga kekuatan jaringan mulut. Asupan vitamin C yang cukup membantu luka sariawan menutup lebih cepat. Terbukti dapat menurunkan frekuensi dan tingkat nyeri akibat sariawan.

  • Flavonoid dan Polifenol

Kandungan flavonoid dan polifenol pada jeruk memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa ini membantu mengurangi radang, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, serta menghambat pertumbuhan bakteri mulut. Ekstrak jeruk manis mampu melawan biofilm bakteri penyebab infeksi mulut.

  • Vitamin B12, Folat, dan Mikronutrien

Kekurangan vitamin B12 dan folat sering dikaitkan dengan sariawan berulang. Metabolisme kedua vitamin ini penting untuk proses penyembuhan luka di rongga mulut.

  • Efek Antibakteri dari Kulit Jeruk

Tak hanya daging buahnya, kulit jeruk juga memiliki manfaat. Senyawa di dalamnya dapat menghambat aktivitas enzim bakteri seperti Streptococcus mutans yaitu bakteri utama penyebab infeksi mulut. Ekstrak kulit jeruk mampu mencegah pembentukan biofilm bakteri, yang sering memperlambat proses penyembuhan luka.

Cara Aman Memanfaatkan Jeruk untuk Sariawan

Jeruk bisa dijadikan terapi alami pendukung penyembuhan sariawan, asalkan digunakan secara tepat dan tidak berlebihan. Berikut cara aman memanfaatkannya:

  • Konsumsi jeruk segar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin C alami.
  • Oleskan perasan jeruk menggunakan cotton bud steril pada luka ringan. Hindari jika luka terasa sangat nyeri atau besar.
  • Kombinasikan dengan makanan kaya vitamin B12 dan folat seperti telur, susu, atau sayuran hijau.
  • Jaga kebersihan mulut, gunakan sikat gigi lembut dan berkumur dengan cairan antiseptik bila perlu.
  • Hindari makanan pedas, asam, atau berbumbu tajam yang dapat memperparah peradangan.
  • Kelola stres, karena faktor psikologis juga bisa memicu sariawan berulang.

Jeruk bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk mempercepat pemulihan sariawan. Kandungan vitamin C, flavonoid, dan senyawa antibakterinya membantu meredakan radang, memperkuat jaringan mulut, serta mencegah infeksi lanjutan.

Innovation for Happiness

REFERENSI
  • Li W. et al. (2022). The association between dietary vitamin C intake and periodontitis. BMC Oral Health.
  • Rosa A. et al. (2025). Hypovitaminosis and its association with recurrent aphthous stomatitis. Frontiers in Oral Health.
  • MDPI (2024). Anti-biofilm activity of sweet orange extract against oral bacteria.